International Relations Office
Universitas Muhammadiyah Malang
International Relations Office
Universitas Muhammadiyah Malang

Menyongsong Masa Depan

Author : Administrator | Senin, 07 Juli 2014 09:05 WIB
 

Menyongsong Masa Depan

Oleh: Tomi Eko Saputro

Mahasiswa Fakultas Teknik UMM –  Alumni Erasmus Mundus 2010

Ketika saya menginjak semester ke-8 pada tahun 2010, program beasiswa Erasmus Mundus Scholarship “External Cooperation Window Lot 12 Bridging The Gap” saat itu diumumkan. Beasiswa itu merupakan beasiswa pertukaran pelajar yang diadakan atas kerjasama pihak International Relations Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Malang dengan Komisi Eropa. Saya adalah salah satu mahasiswa beruntung yang lolos seleksi dari ratusan peserta pelajar asing maupun lokal. Turki menjadi negara keberuntungan untuk menghabiskan masa studi dalam program pertukaran pelajar ini. Saya melanjutkan studi jurusan Teknik Industri di Atilim University, Turki selama 1 semester. Masa studi itu sekitar 6 bulan yang tepatnya dimulai pada tanggal 28 Agustus 2010 sampai 28 Februari 2011.

Ada banyak pengalaman luar biasa dari kehidupan sehari-hari yang saya habiskan selama menjalani masa pertukaran pelajar. Ikut serta dalam program ini menjadi masa-masa paling berharga yang pernah saya alami. Ditambah dengan eksistensi program beasiswa Erasmus Mundus yang cukup mendapat pamor di dunia pendidikan international menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga dan diri sendiri yang tak ternilai harganya.

Saya telah belajar dan memperoleh banyak ilmu pengetahuan dari program ini dikarenakan saya diharuskan untuk selalu tetap fokus pada setiap mata kuliah yang saya ambil dan tentunya itu menjadi kewajiban bagi diri sebagai pelajar pertukaran. Oleh karena itu saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan berharga ini dengan hal yang tidak berguna. Saya harus memperoleh feedback dari hasil program pertukaran ini secara signifikan. Ada empat mata kuliah yang saya tempuh selama disana dengan total 20 kredit dalam skala eropa. Beberapa mata kuliah itu tentunya berkaitan dengan ilmu teknik industri. Saya telah memperoleh banyak materi perkuliahan yang sebelumnya tidak begitu saya pahami. Namun, semua itu berubah. Kini saya berhasil memahami setiap materi kuliah secara lebih mendalam. Inilah tujuan yang saya maksudkan dan memang menjadi target. Saya bisa memperolah nilai tambah dari program ini. Disamping itu, saya juga telah belajar mengenai software terbaru yang diapliaksikan dalam dunia keteknik industrian dalam jam kuliah di laboratorium. Saya benar-benar kagum dengan sistem edukasi di Atilim University. Semuanya terkendali dengan baik dengan pemberian tugas dan project untuk para mahasiswanya dengan informasi e-announcement pada setiap web mata kuliah yang bersangkutan. Saya bisa melihat penggunaan teknologi informasi yang tepat dan memudahkan bagi para mahasiswa maupun dosen untuk dapat bertukar subjek ataupun tugas kuliah tanpa terbatasi oleh waktu dan tempat. Hal ini mencerminkan adanya komitmen dan kesungguhan baik dari dosen maupun mahasiswa untuk mendukung sistem teknologi infromasi dalam edukasi sehingga tetap berjalan dengan baik.

Saya benar-benar bersemangat setelah ikut serta dalam Erasmus Mundus Scholarship “External Cooperation Window Lot 12 Bridging The Gap” dikarenakan saya bisa memperoleh berbagai pengalaman berharga, pengetahauan, dan feedback untuk menjadi seseorang yang lebih baik kedepannya.

Program beasiswa Erasmus Mundus telah merubah hidup saya dengan berbagai pengalaman yang sangat membahagiakan. Tidak hanya sekedar berorientasi pada pendidikan saja yang menjadi fokus perhatian tetapi juga untuk menikmati sedikit kesenangan selama di sana. Saya menikmati liburan setelah ujian akhir dan untuk kali ini Istanbul, Turki menjadi kota tujuan. Itu adalah salah satu kota favorit di Turki karena memang benar-benar terkenal akan keindahannya. Saya menyebutnya sebagai kota eropa yang sebenarnya. Saya hanya berlibur selama seminggu, tapi dosen saya mengatakan itu bukanlah waktu yang cukup untuk menikmati liburan di seluruh tempat wisata di Istanbul. Dan memang benar apa yang beliau katakan. Meski hanya berlibur seminggu di Istanbul, namun saya benar-benar terpuaskan oleh keindahannya.

Beberapa tempat wisata yang telah saya kunjungi diantaranya adalah Blue Mosque, Hagia Sophia, Dolmabahce Palace dan masih banyak lagi. Saya menghabiskkan waktu untuk berkeliling tempat wisata mulai dari pagi hingga surya tak menampakkan lagi sinarnya dan itu benar-benar tak terasa. Saya bisa bertemu banyak turis dari berbagai negara dengan beragam kulit, bahasa dan suku bangsa. Ini adalah kota yang menjadi pusat wisata terbesar di Turki. Saya benar-benar dibuat terpesona oleh Istanbul. Penutup kata, pengalaman selama mengikuti Program Erasmus di Eropa benar-benar sangat luar biasa. (Tomi/Iro)

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image